Tanda Seseorang Menderita Kolesterol Tinggi

Culturafeten –┬áKolesterol tinggi dapat menyebabkan komplikasi penyakit jika tidak segera ditangani. Jangan sampai terlambat, berikut tanda-tanda seseorang mengidap kolesterol tinggi. Dalam keadaan normal, kolesterol sebenarnya sangat dibutuhkan tubuh agar tubuh dapat berfungsi dengan normal. Namun, kadar kolesterol jahat (LDL) yang berlebihan dalam tubuh meningkatkan risiko serangan jantung mendadak, stroke, dan masalah kesehatan lainnya. Sebagian besar penyebab kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia berkaitan dengan gaya hidup yang tidak sehat. Faktor gaya hidup yang biasanya menyebabkan tingginya kolesterol adalah kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung lemak atau kadar kolesterol tinggi.

Faktor risiko lain untuk kolesterol tinggi meliputi:

  • Obesitas atau kelebihan berat badan
  • Minum minuman beralkohol dalam jumlah berlebihan
  • Kurang olah raga
  • Gaya hidup menetap
  • Memiliki masalah kesehatan tertentu, seperti diabetes, gangguan tiroid, gangguan polikistik ovarium pada wanita, gangguan atau gangguan ginjal, kehamilan dan kondisi lain pada wanita yang dapat meningkatkan kadar hormon wanita.
  • Minum obat-obatan tertentu, seperti pil KB, diuretik (urine lancar), obat penurun tekanan darah, dan beberapa obat yang digunakan untuk mengatasi depresi.
  • Keturunan

Tanda-tanda kolesterol tinggi

Tanda-tanda kolesterol tinggi tidak spesifik dan tidak bisa dibagikan oleh semua orang. Dalam banyak kasus, kolesterol tinggi seringkali tidak menunjukkan gejala khusus sebelum timbul komplikasi, seperti penyakit jantung atau stroke. Meski tidak memiliki gejala khas, beberapa kondisi berikut harus dianggap sebagai tanda kolesterol tinggi:

1. Mudah lelah

Peluncuran buku tentang mengetahui keluhan Anda: informasi kesehatan umum untuk pasien (2013) oleh Dr. Ayustawati, PhD, gejala kolesterol tinggi tidak spesifik. Namun, biasanya beberapa kondisi seperti cepat lelah bisa menjadi pertanda tingginya kolesterol. Itu terjadi karena adanya plak di pembuluh darah akibat kadar kolesterol tinggi yang menyebabkan aliran darah ke jaringan tubuh.

2. Seperti mengantuk

Kantuk seringkali bisa menjadi salah satu efek tidak langsung dari kolesterol tinggi dan penyumbatan di pembuluh darah. Sama seperti kantuk yang disertai dengan penurunan asupan aliran darah yang membawa oksigen ke otak. Hal ini dapat mencegah keluhan sering kantuk dan kelelahan.

3. Sakit kaki

Nyeri di kaki juga bisa menjadi tanda lain dari kolesterol tinggi. Mirip dengan asal mula kelelahan akibat kolesterol tinggi, plak yang ada di pembuluh darah di kaki bisa menyebabkan nyeri atau nyeri di kaki.

4. Leher terasa sakit

Meluncurkan buku minuman herbal penurun kolesterol (2008) oleh Prof. H. M. Hembing Wijayakusuma, walaupun bisa disebabkan oleh banyak hal, namun leher terasa perih, bisa jadi itu pertanda tingginya kolesterol. Kondisi ini terkait dengan penumpukan plak di pembuluh darah di area leher. Penumpukan plak akibat kolesterol tinggi dapat menghalangi aliran darah di leher dan otak.

5. Nyeri dada

Penumpukan plak akibat kadar kolesterol tinggi juga bisa terjadi di pembuluh darah jantung. Jika ini terjadi, penderita kolesterol tinggi bisa mengalami gejala dada. Kondisi ini merupakan timbulnya penyakit jantung atau serangan jantung sebagai komplikasi dari kolesterol tinggi.

6. Terjadi xanthomata

Kolesterol tinggi dapat ditandai dengan xanthomata (penimbunan kolesterol) yang terjadi pada jaringan tubuh terutama pada kulit dan tendon. Xanthomata mungkin berbentuk bulat, bengkak kekuningan.

7. Ada xanthelasma

Kolesterol tinggi dalam darah juga bisa diindikasikan dengan xanthelasma, yaitu bintik kuning di bawah kelopak mata.

8. Gumpalan muncul di pembuluh darah

Bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi karena faktor genetik, penumpukan kolesterol terkadang terlihat di kulit seperti kuncup kacang setengah yang bisa terlihat dan terasa di pembuluh darah vena dekat ruas jari. Karena tidak memiliki gejala khusus dan bahkan tidak bisa menimbulkan gejala sama sekali, tes darah menjadi satu-satunya cara untuk memastikan bahwa kadar kolesterol dalam darah normal atau tidak. Anda dapat meminta dokter Anda untuk memberikan tes kolesterol setelah usia dua puluh tahun, dan kemudian memeriksanya setiap empat sampai enam tahun.

Sedangkan jika Anda memiliki faktor risiko untuk mengembangkan kolesterol tinggi, lebih sering melakukan tes darah akan lebih baik. Jika total kadar kolesterol darah Anda lebih tinggi dari 240 miligram per desiliter (mg / dL) selama tes darah, Anda mungkin didiagnosis dengan kolesterol tinggi.

Sumber: Dr Laser